Tampilkan postingan dengan label perjalanan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label perjalanan. Tampilkan semua postingan

6 Jul 2024

Diajak ke Moro Mendampingi Bupati

Diajak ke Moro Mendampingi Bupati


Catatan M. Rasyid Nur
SEHABIS kegiatan Rapat Koordinasi Polres Karimun bersama para pejabat terkait dan tokoh agama serta tokoh masyarakat Kabupaten Karimun di Kedai Kopi Servanda, Jumat (05/07/2024) pagi, itu saya mendapat informasi dari rekan Sobri, salah seorang Tim Sosialisasi Bupati Untuk Kepri bahwa siangnya tim akan berangkat ke Moro. "Besok akan ada deklarasi dukungan untuk Pak Rafiq," katanya kepada saya sambil mengajak saya berangkat bakda Jumat. Saya jawab saja, insyaallah.

Berangkat pukul 14.50, kami rombongan Bupati Karimun tiba di Moro pas masuk waktu asar. Ada 20 orang yang ikut mendampingi bupati kali ini. Selain para ajudan bupati --empat orang-- dan kameramen kami yang mendampingi terdiri dari berbagai profesi. Ada tokoh agama, tokoh masyarakay, pemuda, ada imam dan ada juga ketua-ketua suku. 

Sampai di masjid Baiturrahman kami langsung berjamaah salat asar yang kebetulan imamnya baru saja mengangkat takbirortul ihram. Sebagian teman-teman kami ada yang masih mengambil wudhuk saat sebagian kami sudah ikut berjamaah. Yang pasti semua kami --yang muslim-- serentak melaksanakan salat asar.

Bakda asar, itu bupati mengajak duduk silaturrahim dengan masyarakat Moro di kedai kopi Botak. Kedai kopi yang berdekatan dengan masjid terbesar di Kota Moro itu. Selain 20-an orang rombongan bupati ada belasan orang masyarakat yang ikut duduk di situ. Sambil ngobrol sana-sini, kami menyeruput kopi atau teh yang disuguhkan pelayan kedai kopi. Kurang-lebih 40-an menit duduk di situ kami pun bubar. Sebagian menuju homestay di Kampung Benteng dan sebagiannya lagi diarahkan ke Penginapan 868 di Kampung Bedan. Saya dan Pak Afrizal mengambil tempat menginap di penginapan ini.

Masuk waktu magrib kami diarahkan magrib berjamaah di Surau Al-Huda, Kampung Bedan, Moro. Tidak jauh dari penginapan kami. Bupati memberikan tausiah bakda magribnya. Hingga masuk waktu isya kami tetap berada di surau yang berpendingin ruangan itu. Adem di dalamnya. Selepas isya, kami semua menuju ke homestay karena  makan malam disediakan di sana. Malam ini waktu berjalan terasa agak lebih cepat. Kami istirahat untuk bersiap acara deklarasi besok.***

26 Jun 2024

Catatan Perjalanan JH Karimun Jeddah-Karimun

Catatan Perjalanan JH Karimun Jeddah-Karimun


Catatan M. Rasyid Nur

SETEALAH 42 hari terhitung sejak berangkat dari embarkasi Batam tempo hari, Senin (24/06/2026) kemarin Jamaah Haji (JH) Kabupaten Karimun tiba kembali di pangkuan pertiwi. Dari Jeddah Arab Saudi mereka terbang mengharungi udara menuju debarkasi Batam lagi. Sebanyak 130 orang berangkatnya, alhamdulillah tetap 130 jua kembalinya.

Sedikit mengulang catatan perjalanan JH Karimun di halaman ini untuk sekadar mengingatnya kembali. JH Kabupaten Karimun berangkat dari Bandara Jeddah, Arab Saudi pada, Ahad (23/06/2024) pukul 03.30, tiba di Indonesia, tepatnya di Bandara Hang Nadim Batam, Kepri sebagai debarkasi Kepri sekitar pukul 17.55. Ini keterangan yang disampaikan pengelola haji Kabupaten Karimun.
Dari bandara para JH diantarkan ke Asrama Haji Batam. Mereka harus bermalam dan istirahat di sini sebelum besoknya akan kembali ke Kabupaten Karimun. Sekitar pukul 19.00 semua JH sudah berada di Asrama Haji Batam. Dijemput oleh Tim Penjemputan Kabupaten Karimun, para JH tidak hrus mengurus barang-barangnya, seperti tas dan lainnya. Barang-barang bawaan dibantu oleh petugas Tim Penjemputan yang sudah ditetapkan Pemda Kabupaten Karimun.

Senin pagi, pukul 08.00 – 10.20 adalah waktu yang disediakan untuk proses berangkat dari Asrama Haji menuju Pelabuhan Sekupang Batam. Para JH dibagi dua armada angkutan. Satu kapal akan membawa para JH menuju Pulau Karimun via Pelabuhan Tanjungbalai Karimun. Sementara satu kapal lagi akan berangkat ke Moro dan Tanjungbatu. JH Moro dan Tanjungbatu langsung dibawa ke dua pulau itu.

Dari 130 orang JH sebanyak 93 orang menuju ke Pelabuhan Tanjungbalai Karimun sedangkan sisanya menuju dua pelabuhan, Moro dan Tanjungbatu Kundur. Kedatangan JH se-Pulau Karimun dan sekitarnya langsung disambut Bupati Karimun, Dr. H. Aunur Rafiq, S Sos M Si dan Gubernur Kepri, H. Ansar Ahmad, SE MM yang kebetulan sedang berada di Karimun. 

Sekitar pukul 11.30 itu para jamaah meneruskan pejalanan dari pelabuhan ke Masjid Baitul Karim, tempat penyambutan dan acara penyambutan secara resmi oleh Pemda Kabupaten Karimun. Acara penyambutan dilakanakan setelah pelaksanaan salat zuhur. Dari sini, setelah acara seremoni penyambutan dengan beberapa pidato antara lain dari Kakankemenag, Bupati dan Gubernur Kepri para jamaah dilepaskan oleh bupati untuk kembali ke rumah masing-masing.

Sykur alhamdulillah, 130 orang JH berangkat, 130 orang juga kembali semuanya akan kembali ke pangkuan keluarga masing-masing. Gubernur, bupati dan Kakankemenag masing-masing dalam pidatonya menyatakan rasa syukur atas telah selamat kembalinya para JH Kabupaten Karimun. Semoga menjadi haji-hajjah mabrur-mabrurah. Begitulah yang disampaikan oleh ketiga pejabat itu di hadapan para haji-hajjah. 

Dari JH sendiri memberikan sambutan berupa kesan dan pesan yang disampaikan oleh H. Nurbit Siman selaku PHD Kabupaten Karimun. Nurbit menyampaikan rasa terima kasih semua para JH kepada Pemda Karimun dan Pemda Provinsi atas semua fasilitas yang telah diberikan. "Kami akan berusaha menjaga kemabruran haji yang telah kami usahakan selama di Tanah Suci," kata Nurbit dalam pidatonya.

Kita sebagai warga Karimun pun bangga dan bahagia atas kepulangan mereka. Perjalanan panjang dari Tanah Suci ke Indonesia hingga sampai kembali ke rumah masing-masing adalah harapan dan doa kita semua.***

6 Mei 2024

Karimun Pecung Moro Perjalanan Seharian

Karimun Pecung Moro Perjalanan Seharian


SATU hari Ahad (05/05/2024) ini tiga lokasi kami jejaki untuk dua titik yang dikunjungi, Karimun, Pecung dan Moro. Dari Karimun menuju ke Pecung, salah satu kelurahan di Kecamatan Belakang Padang, Batam. Dari sini bergerak ke Moro, Kecamatan Moro.

Hari ini, bupati Karimun, H. Aunur Rafiq mengajak beberapa orang mendampinginya ke Pecung. Katanya memenuhi undangan walimatul 'ursy warga di sini yang merupakan tokoh masyarakat Pecung yang sejak lama sudah menjalin hubungan saliturrahim dengannya. "Ada undangan sejak dua minggu kemarin di Pecung. Kita pergi memenuhi undangan itu," katanya kepada kami yang diajak ikut. 



Selain lima orang tokoh agama/ tokoh masyarakat bupati menyertakan dalam rombongannya ajudan dan fotograper. Ada 15 orang kami berangkat dari Karimun menggunakan kapal motor ukuran sedang. Duduk di bagian dalam (berkursi) sebanyak 8 orang sementara sisanya ada yang berdiri dan pula yang duduk di ruang lainnya.

Menjelang siang kami sudah sampai di Pulau Pecung. Kami berkunjung ke rumah 'sohibul hajat' yang sudah menunggu rombongan kami di rumah. Penganten masih di pelaminan saat kami tiba di lokasi. Setelah makan siang dan berfoto-foto kami pamit untuk kembali ke kapal. Namun sebelum meninggalkan Pecung kami menuju masjid untuk salat.



Perjalanan Pecung ke Moro adalah tujuan perjalanan kami selanjutnya. Kata bupati, malam ini kami akan menghadiri acara Halal Bilhalal warga Kampung Benteng, Moro. Masih di bulan Syawal, Idul Fitri 1445 acara Halal Bilhalal ini ditaja oleh warga Kampung Benteng dengan koordinasi Camat Moro.
Tepat pukul 15.10 kapal kami sudah merapat di Pelabuhan Moro. Kami meneruskan ke Home Stay MJ yang berlokasi di Kampung Benteng. Home stay ini terbilang baru. Dalam satu tahun terakhir ini. Kami tidak menginap di hotel. Jika harus bermalam di Moro, rombongan kami akan menginap di Home Stay ini.

Tapi ternyata karena cuaca bagus dan teduh, kami tidak jadi bermalam di Moro. "Kita balik ke Balai malam nanti. Kelihatannya cuaca bagus," kata Bupati memberi penjelasan kepada kami sore menjelang magrib. Maka sehabis acara halal bilhalal kami menuju ke Pelabuhan Moro untuk melanjutkan perjalan ke Karimun. Jadi, satu hari ini tiga lokasi kami jejaki, Karimun, Pecung dan Moro.*** (M. Rasyid Nir)
 

14 Apr 2024

Bersama Rombongan Pemda Silaturrahim ke Gubernur Kepri

Bersama Rombongan Pemda Silaturrahim ke Gubernur Kepri


IDUL Fitri kedua, Kamis (11/04/2024), MV Dumai Line bertingkat dua, itu hampir dipenuhi penumpang. Tujuan pelayaran adalah Tanjungpinang, Ibu Kota Provinsi Kepri. Tapi bukan penumpang umum sebagaimana sehari-hari. Di kapal itu ada Bupati Karimun, Dr. H. Aunur Rafiq, S Sos, M Si, ada Wakil Bupati Karimun, H. Anwar Hasyim dan Sekda Karimun, Dr. H. Muhammad Firmansyah, M Si sebagai pimpinan rombongan.

Selain tiga tokoh dan pejabat utama kabupaten 'berazam',  itu juga ada Pimpinan Forkopimda seperti Dandim, Danlanal dan pejabat teras lainnya. Tentu saja ada para pejabat lainnya seperti Kepala OPD di lingkungan Pemda Kabupaten Karimun serta para tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Bupati Karimun bersama rombongan hari ini akan menghadiri kegiatan silaturrahim berupa rumah terbuka atau open house Gubernur Kepri Ansar Ahmad di Gedung Daerah Tanjung Pinang bersempena Idul Fitri 1445 (2024) ini. Bupati mengajak serta masyarakat sebanyak lebih dari 200 orang untuk berkunjung ke Ibu Kota Provinsi menyalami gubernur dalam rangka merayakan Idul Fitri.

Hampir tiga jam melayari laut Karimun hingga Tanjungpinang rombongan Bupati Karimun  merapat di Pelabuhan Sribintan, Tanjungpinang. Para penumpang meneruskan ke Gedung Daerah dengan berjalan kaki dari pelabuhan. Kurang-lebih 10 menit rombongan sampai di rumah milik provinsi itu. Rombongan disambut langsung oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad bersama jajaran Pemerintah Provinsi Kepri.

Dalam ucapan sambutannya gubernur mengucapkan syukur, alhamdulillah acara open house hari ini dihadiri Bupati Karimun Pak Aunur Rafiq beserta rombongan yang berjumlah lebih kurang 200 orang. Terima kasih sudah bersama dengan masyarakat lainnya hadir di hari bahagia ini. Begitu antara lain disampaikan Ansar Ahmad.

Ternyata di hari itu selain rombongan Bupati Karimun tampak hadir juga rombongan Bupati Bintan, Wali Kota Tanjungpinang dan lainnya. Kata gubernur, acara rumah terbuka ini adalah acara untuk seluruh masyarakat Kepri.

Pada kesempatan itu Gubernur Keperi, Ansar Ahmad mengajak masyarakat Kepri untuk terus bergandengan tangan menjaga silaturahmi dan kekompakan antar masyarakat. Katanya, ke depan masih banyak pekerjaan di Kepri ini yang harus kita selesaikan. Untuk itu kita sangat membutuhkan dukungan serta suport dari seluruh masyarakat yang ada di Kepri ini. Gubernur sangat berharap kekompakan itu terus dijaga.

Setelah selesai menikmati hidangan yang disediakan dan selesai pula bersalam-salaman rombongan Kabupaten Karimun kembali ke kapal Dumai Line untuk kembali melanjutkan pelayaran menuju Karimun, Negeri Berazam.***

26 Jan 2024

Dari Kapal Lalu Masjid ke Masjid Magrib dan Isya

Dari Kapal Lalu Masjid ke Masjid Magrib dan Isya


KAMIS (25/01/2024) ini saya dan beberapa orang teman yang sering diajak bupati mendampinginya dalam satu kunjungan ke daerah kembali ikut bersama rombongan Bupati Karimun, Dr. H. Aunur Rafiq yang melaksanakan kunjungan ke Pulau Kundur. Sebelah pagi hingga siang, bupati berkunjung ke Kecamatan Kundur Barat (Sawang dan sekitarnya). Kembali ke Karimun menjelang pukul tiga sore, pada pukul lima kembali dia akan berkunjung ke Pulau Kundur, tepatnya di Kecamatan Kundur Utara, Desa Sungai Ungar.

Berangkat sekitar pukul lima sore, kapal Pemkab yang kami tumpangi tiba di Pelabuhan Tanjungberlian (dulu bernama Urung) menjelang pukul enam. Dari kapal rombongan disambut Camat Kundur dan beberapa orang pegawai kecamatan dan Desa Sungai Ungar yang hadir di pelabuhan. Dari kapal rombongan masuk ke mobil yang sudah menunggu di pelabuhan dan langsung tancap gas mengingat waktu magrib sudah tidak lama lagi.

Kami berhenti di Masjid Daruttaqwa Sungai Ungar. Masjid ini berada di tepi jalan besar. Sebagian berwudhuk untuk memperbaharui wudhuknya dan sebagian lagi langsung masuk masjid untuk melaksaakan salat sunat Tahiyat Masjid. Sesaat berikutnya, oleh salah seorang anggota rombongan dikumandangkan azan magrib karena waktu magrib sudah masuk. Lalu diteruskan salat magrib dengan imam salah seorang anggota rombongan bupati. Kalau yang azan adalah Kabag Kesra, Baginda Malim Siegar maka yang menjadi imam adalah Ustaz Nanda.

Bupati dan rombongan makan malam

Sehabis magrib rombongan bupati melanjutkan perjalanan ke rumah penduduk yang oleh Kades sudah ditunjuk untuk menyiapkan hidangan makan malam. Kurang lebih 20 menit kami sampai di rumah dimaksud. Kami makan malam di sini. Hidangan bertalam sudah tersedia. Lapar dan menu yang menggiurkan membuat kami makan lumayan lahap. Hanya bupati yang kelihatan tidak makan nasi. Dia sepertinya hanya makan sayur dan lauk plus kue. 

Tidak lama  sehabis makan, mengingat waktu isya sudah hampir masuk, kami bergerak ke Masjid Baiturrahim, Parit Pacitan yang lokasinya di seberang rumah tempat kami makan malam. Kembali sebagian kami berwudhuk bagi yang merasa wudhuknya diragukan. Tapi ada juga yang langsung masuk masjid.

Kami melaksanakan salat Isya di sini. Muazzinnya dari jamaah masjid sementara imam kami masih tetap Ustaz Nanda. Jadi, malam ini, sebelum kami sampai ke lokasi acara penutupan MTQ kami sudah memasuki dua masid. Dari masjid ke masjid, kami melaksanakan kewajiban malami ni.