Tampilkan postingan dengan label Catatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Catatan. Tampilkan semua postingan

19 Jul 2024

Peringatan Tahun Baru Islam Pemda Karimun Datangkan Dr. Henrizal Penceramah dari Pekanbaru

Peringatan Tahun Baru Islam Pemda Karimun Datangkan Dr. Henrizal Penceramah dari Pekanbaru


BERTEMPAT di Masjid Hijir Ismail, Islamic Center Tanjungbatu, Kundur Selasa (16/06/2024) malam bersamaan 10 Muharam 1446, dilaksanakan peringatan Tahun Baru Hijriyah 1446 (2024) Pemda Kabupaten Karimun. Hadir Bupati Karimun, Dr. H. Aunur Rafiq, S Sos, M Si dan beberapa orang pejabat Pemda Kabupaten Karimun. Juga ada beberapa tokoh agama dan tokoh masyarakat Kabupaten Karimun selain masyarakat Tanjungbatu Kundur dan sekitarnya. 

Prosesi acara diawali dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an dan kumandang Solawat Busyro.
Selanjutnya pidato sekapur sirih Ketua DKM (Dewan Kemakmuran Masjid) Hijir Ismail, dr. H. Zulfan Efendi. Dalam sambutannya Zulfan menyatakan terima kasih atas terlaksananya peringatan tahun baru ini. 

Lebih jauh Zulfan menjelaskan bahwa masjid ini mulai dibangun tahun 2016 dan selesai pada tahun 2019. Dia mengucapkan terima kasih kepada Pemda Karimun yang telah membangun masjid ini untuk masyarakat Tanjungbatu dan Kundur pada umumnya. 

Zulfan juga menjelaskan perihal kehadiran Buya Henrizal yang katanya sangatlah istimewa. Benar-benar atas izin Allah karena baru dihubungi pukul 21.00 malam Selasa, dijawab pukul 03.00 pagi, dicarikan tiket pukul 06.00 langsung berangkat ke Bandara Pekanbaru dan terbang menuju Hang Nadim Batam, terus menyeberang ke Kundur via Tanjung Berlian. "Itu sangat istimewa dan hanya atas izin Allah," katanya.


Sebelum ceramah agama ada sambutan Bupati. Dalam sambutannya Bupati mengatakan, hendaklah kita berusaha hijrah atau berpindah dari yang saat ini sudah baik menjadi lebih baik. Dari kurang baik menjadi baik. Itulah inti makna hijrah. 

Atas tugas sebagai bupati, jika belum memuaskan mohon maaf. Katanya, mungkin masih banyak yang belum dilaksanakan oleh bupati dan wakilnya selama dua peruode ini. Tapi pasti sudah banyak yang tercapai. "Terima atas kebersamaan dalam membangun Kabupaten Karimun selama ini," katanya kepada hadirin yang memenuhi masjid indah itu.

Ceramah peringatan Tahun Baru Hijriyah oleh Dr. H. Hendrizal Hadi Wahab, Lc, MA menyoroti tentang keberadaan tahun hijriyah itu sendiri. "Tahun Baru Hijriyah adalah fakta yang bisa ditemukan dalam catatan sejarah." Demikian buya menegaskan untuk meyakinkan umat khususnya yang hadir malam ini. Tentang hitungan bulan dalam tahun hijriyah, itu sudah dijelaskan dalam alquran. "Jadi, seharusnya memperingati tahun hijryah inilah yang harus kita rayakan. Kita besarkan perayaannya karena tahun baru ini bukanlah rekayasa, bukan hoax," tegas Buya Henrizal. 

Buya juga menjelaskan perihal mati dalam keyakinan Islam sebagaimana dituliskan dalam alquran. Ingatlah, bahwa mati itu dua kali dan hidup juga dua kali. Mati pertama saat orang tua belum menikah tapi kita ini sudah ada dalam dunia azali. Lalu saat saat bertemunya sperma ayah kita dengan indung telur ibu kita sebelum ditiupkan ruh oleh Allah. Kata buya, saat itu kita dalam keadaan mati.

Lalu setelah tiupan ruh artinya kita sudah hidup. Kita dihidupkan Allah walaupun masih dalam kandungan ibu kita. Lalu kita lahir, inilah lanjutan hidup pertama. "Artinya ketika saat ini sesungguhnya kita adalah hidup untuk pertama kali." 

Setelah itu, kata buya, kita menunggu kematian. "Inilah kematian kedua. Saat ini, kita semua sesungguhnya tengah menunggu kematian kedua. Kemudian setelah mati kedua ini kita dibangkitkan Allah. Inilah kehidupan kedua." Kehidupan kedua ini adalah kehidupan abadi. Katanya, Allah akan meminta pertanggungjawaban kita terhadap kehidupan kita di dunia ini. Baik atu buruk, pahala atau dosa, semuanya akan dihisab. Akan dihitung, apakah kita akan diazab atau diberi kehidupan yang baik," katanya mengingatkan. Ada banyak materi lainnya yang diuraikan Henrizal. Penjelasan bahwa 1000 tahun kita, manusia saat ini, itu sama dengan satu hari kehidupan di akhirat kelak. Maka marilah kita bersiap dengan sebaik-baiknya untuk menghadapi kehidupan kedua yang abadi.***

17 Jul 2024

Menyaksikan Spanyol Mengalahkan Inggeris di Nobar Jhon 88

Menyaksikan Spanyol Mengalahkan Inggeris di Nobar Jhon 88


Catatan M. Rasyid Nur
SEBANYAK laga selama berlangsungnya laga Piala Eropa, saya tidak pernah ikut nobar (nonton bareng) sebagaimana banyak dibuat dan diikuti masyarakat pencinta bola. Jujur, saya sudah tidak kuat untuk begadang seperti saat masih muda dulu itu.

Sejak pensiun dari tugas guru PNS tujuh tahun lalu saya mengurangi begadang untuk nonton siaran langsung olahraga, misalnya. Itu juga sesuai pesan teman-teman dan sesuai juga kemampuan pisik untuk berkurangnya tidur malam. 

Sekarang, jika tidak bisa tidur di bawah pukul 22.00 karena masih suka membaca dan menulis, selambat-lambatnya saya usahakan tidur sekitar pukul 23.00. Ini batas toleransi. Pukul 04.00 sudah harus bangun, jika tidak ada keperluan bangun sebelum itu.

Tapi Senin (15/07/2024) dini hari ini saya berniat untuk ikut nobar. Ini partai final. Tinggal dua kesebelasan saja lagi yang tersisa untuk menentukan juara. Jadi, saya ingin menyaksikan siaran langsungnya. Untuk keperluan ini, saya tidur agak awal sebelum terbangun pukul 02.00 itu. 

Sebagaimana sudah kita ketahui Timnas Spanyol akhirnya menjuarai Euro 2024 setelah mengalahkan Timnas Inggeris di final. Dari berita yang kita baca Timnas Spanyol tercatat menjadi juara tanpa cela. Tanpa cela, maksudnya selalu menang sejak dari babak awal. Sampai media menyebut mencatat rekor sempurna sebagaimana juga pernah disematkan ke Timnas Brasil di even yang lain. Sejak babak awal hingga ke final selalu menang, itulah rekor sempurna.

Baik di media maupun nobar langsung kita tahu sejak awal kalau Tim Merah menuntaskan fase grup (B) dengan juara grup. Lalu ketika melawan Kroasia, Italia dan Albania tim ini juga menang semua. Sampailah ke final saat menghadapi Inggeris. 

Kesuksesan menggulung Inggris di Olympiastadion, Berlin dengan angka tipis 2-1, Minggu (14/7/2024) di sana bersamaan Senin (15/07/2024) dini hari di Indonesia, itu tentu saja mengantarkan Timnas Spanyol ke tangga juara Eropa tahun 2024 ini. Kita yang kebetulan ikut nobar menyaksikan di layar kaca Nico Williams dan Mikel Oyarzabal mementahkan gol dicetak Cole Palmer ketika tertinggal satu gol.

Asyik memang menyaksikan laga final dini hari, itu. Saya percaya, pasti seasyik itu juga laga-laga sebelumnya meskipun saya tidak menyaksikannya langsung. Hanya rekamannya saja di televisi atau di You Tobe. Nobar pagi ini, sungguh mengasyikkan. Syukurnya saya sudah tidur sebelum duduk bersama di sini.***

16 Jul 2024

Pagi-pagi Jumpa Bupati

Pagi-pagi Jumpa Bupati


INILAH catatan pagi. Pagi-pagi  (Selasa, 16/07/2024) saat suasana di rumah Bupati masih agak sepi. Sepi bukan karena tidak ada orang saling menanti. Saat kami --saya dan Pak Endang-- datang pukul 07.25 itu, sesungguhnya sudah ada dua orang duduk di kursi teras rumah bupati. Saya yakin, mereka pasti mau berjumpa bupati.

Saya dan Pak Endang Sriwahyu, Sekretaris FKUB pagi, ini sudah membuat janji. Janji akan ke rumah Bupati. Bupati Karimun, Aunur Rafiq. Kebetulan ada agenda FKUB Provinsi Kepri yang diamanahkan ke FKUB Kabupaten Karimun dalam pekan ini. Sebagai pengurus, ketua dan sekretaris, kami merasa memikul amanah itu bersama rekan-rekan pengurus lainnya. Pesannya untuk memfasilitasi rencana kegiatan itu. Rencananya, kegiatan advokasi PBM No 8 - 9 oleh FKUB Provinsi di Karimun akan dihelat pada hari Kamis (18/07/2024) lusa. Artinya dua hari lagi.

Oleh Ketua FKUB Provinsi Keperi, Handarlin Umar, FKUB Kabupaten Karimun diminta menyiapkan segala sesuatunya. Dari menentukan peserta sesuai jumlah yang ditentukan, pejabat yang akan diundang saat pembukaan dan melapor atau berkoordinasi dengan Pemda. Tugas terakhir inilah yang menyebabkan kami harus berjumpa bupati.

Mengapa pagi ini? Tersebab arahan ajudan Bupati, kami harus datang pagi Selasa maka pagi-pagi kami datang ke rumah dinas itu. Dan saat kami datang jumlah orang belum ramai. Beberapa orang saja. Barulah sepuluh-dua puluh menit berikutnya jumlah tamu yang mau berjumpa bupati bertambah. Tidak kurang 12 orang saya hitung.

Setelah ada waktu, kami melaporkan rencana kegiatan FKUB Provinsi Kepri kepada Bupati Karimun, Aunur Rafiq itu. Sekaligus mengundang datang pada acara pembukaannya, nanti. Terima kasih, Pak Bupati. Pagi-pagi kami sudah diterima berkoordinasi. Alhamdulillah.

7 Jul 2024

Polres Karimun Laksanakan Rakor Fenomena Bunuh Diri

Polres Karimun Laksanakan Rakor Fenomena Bunuh Diri


BERPIKIR singkat, itulah masalah utama dari fenomena kasus bunuh diri ini. Kurang-lebih begitu kesimpulan disampaikan Kapolres Karimun, AKBP Fadli Agus, SIK, MH pada Rapat Koordinasi (Rakor) Polres Karimun dengan para pejabat terkait dan para tokoh masyarakat/ agama Kabupaten Karimun, Jumat (05/07/2024). Selaku Ketua FKUB sekaligus mewakili Ketua MUI saya ikut dalam Rakor itu bersama, antara lain Kakankemenag Kabupaten Karimun, Ka Puskesmas, Ketua Baznas dan beberapa pejabat terkait lainnya.

Sebagai respon atas fenomena bunuh diri yang terjadi akhir-akhir ini di Kabupaten Karimun, Polres Karimun berinisiatif melaksanakan Rakor dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, pejabatpada instansi terkait lainnya. Polres sendiri melibat para pejabat utama dan satuan-satuan yang berkaitan dengan masyarakat seumpama Satun Pembinaan Masyarakat. Ikut juga beberapa para anggota Polri yang tugas dan fungsinya berkaitan dengan masyarakat.

Dalam pemaparan awalnya Kapolres Karimun, AKBP Fadli Agus menjelaskan bahwa dalam mencegah fenomena bunuh diri ini kita tidak bisa sekadar menerima informasi saja, namun perlu dorongan kita sebagai pejabat atau sebagai tokoh masyarakat agar ada langkah-langkah strategis. Katanya, sangat mengkhawatirkan kita banyaknya peristiwa atau kasus bunuh diri di daerah kita belakangan ini. 

Berdasarkan data laporan, kata Kapolres setidak-tidaknya sudah 8 atau 9 kasus bunuh diri di Wilayah Kabupaten Karimun ini. "Sebanyak 8 kasus melibatkan masyarakat Karimun sendiri sedangkan satunya adalah orang luar tapi terjadi di wilayah Karimun. Ditambahkan Kapolres bahwa saat ini ada banyak potensi akan terjadinya kasus yang sama. Demikian Fadli Agus menjelaskan.

Kepala Kantor Kemenag Karimun Drs. H. Jamzuri saat memberikan tanggapan menyatakan bahwa potensi kejadian bunuh diri yang telah disampaikan Kapolres Karimun maka kita perlu bersama-sama untuk turun mendatangi orang yang kemungkinan berpotensi untuk melakukan bunuh diri. "Jangan kita terlambat. Jika perlu, ada tim yang dibentuk untuk menindaklanjuti kemungkinan akan terjadinya kasus yang sama." Pak Jamzuri juga menguatkan bahwa kasus ini bisa disebabkan oleh  masalah ekonomi, keluarga dan lainnya. Lebih-lebih jika agama tidak dipahami dengan baik, katanya.

Ikut memberikan sumbang saran beberapa peserta Rakor lainnya. Secara umum semua peserta rapat sepakat bahwa fenomena ini tidak boleh dianggap enteng. Harus ada usaha untuk mengatasinya. Jika cara berpikir yang singkat menjadi satu masalah, maka perlu diberikan penjelasan dan pencerahan kepada masyarakat agar tidak menjadikan bunuh diri sebagai cara mengatasi masalahnya.***

6 Jul 2024

Diajak ke Moro Mendampingi Bupati

Diajak ke Moro Mendampingi Bupati


Catatan M. Rasyid Nur
SEHABIS kegiatan Rapat Koordinasi Polres Karimun bersama para pejabat terkait dan tokoh agama serta tokoh masyarakat Kabupaten Karimun di Kedai Kopi Servanda, Jumat (05/07/2024) pagi, itu saya mendapat informasi dari rekan Sobri, salah seorang Tim Sosialisasi Bupati Untuk Kepri bahwa siangnya tim akan berangkat ke Moro. "Besok akan ada deklarasi dukungan untuk Pak Rafiq," katanya kepada saya sambil mengajak saya berangkat bakda Jumat. Saya jawab saja, insyaallah.

Berangkat pukul 14.50, kami rombongan Bupati Karimun tiba di Moro pas masuk waktu asar. Ada 20 orang yang ikut mendampingi bupati kali ini. Selain para ajudan bupati --empat orang-- dan kameramen kami yang mendampingi terdiri dari berbagai profesi. Ada tokoh agama, tokoh masyarakay, pemuda, ada imam dan ada juga ketua-ketua suku. 

Sampai di masjid Baiturrahman kami langsung berjamaah salat asar yang kebetulan imamnya baru saja mengangkat takbirortul ihram. Sebagian teman-teman kami ada yang masih mengambil wudhuk saat sebagian kami sudah ikut berjamaah. Yang pasti semua kami --yang muslim-- serentak melaksanakan salat asar.

Bakda asar, itu bupati mengajak duduk silaturrahim dengan masyarakat Moro di kedai kopi Botak. Kedai kopi yang berdekatan dengan masjid terbesar di Kota Moro itu. Selain 20-an orang rombongan bupati ada belasan orang masyarakat yang ikut duduk di situ. Sambil ngobrol sana-sini, kami menyeruput kopi atau teh yang disuguhkan pelayan kedai kopi. Kurang-lebih 40-an menit duduk di situ kami pun bubar. Sebagian menuju homestay di Kampung Benteng dan sebagiannya lagi diarahkan ke Penginapan 868 di Kampung Bedan. Saya dan Pak Afrizal mengambil tempat menginap di penginapan ini.

Masuk waktu magrib kami diarahkan magrib berjamaah di Surau Al-Huda, Kampung Bedan, Moro. Tidak jauh dari penginapan kami. Bupati memberikan tausiah bakda magribnya. Hingga masuk waktu isya kami tetap berada di surau yang berpendingin ruangan itu. Adem di dalamnya. Selepas isya, kami semua menuju ke homestay karena  makan malam disediakan di sana. Malam ini waktu berjalan terasa agak lebih cepat. Kami istirahat untuk bersiap acara deklarasi besok.***